
WASHINGTON - Industri sering dituding sebagai salah satu penyumbang terbanyak dalam menghasilkan polusi udara. Oleh karena itu, asosiasi industri listrik Amerika Serikat (AS) berencana menggunakan teknologi yang dapat mengurangi emisi gas rumah kaca atau biasa disebut teknologi 'hijau'.
Kampanye teknologi 'hijau' ini akan bekerjasama dengan Edison Electric Institute (EEI), untuk membuat teknologi yang bisa digunakan untuk mengurangi polusi udara. Selain itu, EEI akan memberikan points of agreement kepada anggota asosiasi industri listrik AS agar mau menerapkan pengurangan emisi gas sampai 80 persen.
"Kami akan menekan agar para pelaku industri mau mengurangi polusi hingga 80 persen, yang akan dilakukan bertahap hingga tahun 2050 mendatang," terang salah satu juru bicara EEI, seperti yang dilansir Cnet, Kamis (15/1/2009).
Untuk mencapai rencana jangka panjang ini, ada beberapa yang akan dilakukan oleh EEI. Selain kembali ke peraturan yang mengharuskan industri sebisa mungkin mengurangi emisi yang menjadi penyebab krisis lingkungan, EEI juga mengharapkan adanya maksimalisasi pemanfaatan teknologi nuklir untuk kebaikan manusia.
"Untuk jangka pendek, AS sudah mulai menggalakkan pengurangan emisi gas sampai 40 persen. Dan semoga ini bisa berlanjut dengan baik," pungkas juru bicara EEI. (srn)
sumber :okezone.com
